Jumat, 3 September 2010
  • NEWSFLASH :
    • Laporkan Kegiatan 17 Agustus-an Anda ke Citizen Jurnalism Sripoku.com

    • Tribunnews.com - Portal Berita Indonesia
    • Baca Harian Umum Sriwijaya Post di epaper.sripoku.com
  • :
Lion Air Mendarat Tanpa Roda Depan
 
24-2-2009-utama2402tb1.jpg
TRIBUN BATAM
MENDARAT DARURAT — Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 972 mendarat darurat tanpa roda depan di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Senin (23/2) akibat roda depan macet.
Sriwijaya Post - Selasa, 24 Februari 2009 06:45 WIB

BATAM, SRIPO — Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 972 yang berangkat dari Medan menuju Batam dengan tujuan akhir Surabaya mendarat darurat di Bandara Hang Nadim, Batam, Senin (23/2). Pesawat jenis MD 90 tersebut mendarat setelah berputar-putar di udara selama kurang lebih 1,5 jam karena roda depan tidak berfungsi.
Pesawat berangkat dari Medan Sumatera Utara (Sumut) pukul 16.30 dengan membawa 156 penumpang. Namun ketika akan mendarat di Batam, Kepulauan Riau, roda bagian depan tidak bisa keluar. Akhirnya kapten pilot yang bernama Anwar Haryanto mengambil inisiatif untuk membawa pesawat berputar-putar di atas bandara.
Di samping untuk mengurangi bahan bakar,
manuver ini juga ditujukan agar roda depan bisa keluar. Sekitar 1,5 jam, pesawat tersebut melayang-layang di udara, tapi roda depan tetap tidak juga keluar. Hingga kemudian, pramugari melalui pengeras suara memerintahkan seluruh penumpang yang memiliki barang yang dibawa untuk segera menyimpannya di bagasi. Dia juga meminta seluruh penumpang yang mema kai sepatu hak tinggi untuk segera membukanya karena pesawat akan mendarat darurat akibat rusaknya roda depan.
Menurut salah seorang penumpang, Darussalam Siregar, setelah mendengar pengumuman ini kontan para penumpang panik. Banyak di antara mereka yang mengucap istighfar sembari berharap-harap cemas atas keselamatan diri mereka.
Akhirnya pesawat mendarat pukul 19.15. Beruntung pendaratan tersebut berhasil dilakukan dengan selamat. Saat pesawat itu mendarat, di sekitar lokasi pendaratan telah disiapkan setidaknya sembilan mobil pemadam kebakaran. “Ketika mendarat seperti mobil masuk dalam lobang. Namun saya tidak melihat percikan api,” ujar Darussalam.
Akibat insiden ini, 3 orang penumpang dilarikan ke RS Budi Kemulyaan Batam karena terbentur kursi di depannya. Namun seluruh penumpang lainnya dipastikan selamat, meski kelihatan syok.
Bandara Ditutup
Pengelola Bandara Hang Nadim, hingga saat ini masih berupaya mengevakuasi pesawat Lion Air JT 972 yang mendarat darurat akibat roda depannya macet. Diharapkan proses evakuasi bisa dituntaskan malam ini sehingga besok pagi (hari ini, Red) bandara sudah kembali normal.
“Pokoknya malam ini kita berusaha untuk mengevakuasi pesawat tersebut dengan harapan besok pagi bandara sudah kembali normal,” ujar Kepala Bandara Hang Nadim, Razali Abubakar, saat dihubungi pers, semalam.
Pihak bandara dan Lion Air langsung mengontak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk meminta izin memindahkan pesawat agar bandara bisa digunakan. Namun sampai berita diturunkan, pemindahan belum bisa dilakukan karena membutuhkan alat berupa crane dan belt. Pemindahan pesawat tanpa mengeluarkan bahan bakar (fuel draining).
Menurut Razali, bandara ditutup setelah pesawat Lion Air tersebut mendarat darurat sekitar pukul 19.15. Namun penutupan itu tidak terlalu mengganggu karena pukul 20.00 sudah tidak ada lagi jadwal penerbangan. Meski begitu terdapat penundaan beberapa jadwal penerbangan.
Menurut dia, begitu pesawat mendarat di landasan pacu, sekitar 500 meter dari gedung bandara, sembilan unit mobil pemadam kebakaran yang telah disiapkan langsung bekerja. Petugas menyemprotkan air ke badan pesawat guna menghindari terjadinya percikan api yang dapat mengakibatkan kebakaran.
Pesawat itu sendiri tidak mengalami kerusakan parah, hanya roda depannya macet dan lecet-lecet di badan pesawat akibat gesekan dengan landasan pacu. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
“Ya semua berjalan lancar lah, tidak ada musibah yang berarti, ini hanya kerusakan kecil saja dan pihak bandara sudah melakukan prosedur yang benar sehingga musibah ini tidak merenggut korban jiwa,” ucap Razali. Hanya 3 penumpang yang dibawa ke RS Budi Kemulyaan. Namun luka yang mereka alami tidak terlalu serius. Selain karena benturan dengan kursi depannya, mereka mengalami syok.
Usai kecelakaan tersebut, para penumpang sempat dibawa ke ruang tungggu bandara. Di sana mereka diberi makanan dan minuman serta ditenangkan. Beberapa penumpang yang berasal dari Batam telah dipulangkan ke rumah masing-masing. Sedangkan penumpang yang hendak melanjutkan ke Surabaya diberi fasilitas tempat penginapan.

PersdaNetwork/TB/Dtc


Di Baca 1319 Kali
Beri Ranting :
Nama
Email
Alamat
Komentar
Kode Sekuriti

Tulis Kode sekuriti yang ada di samping
 
Saya menerima aturan dan syarat aturan dan syarat yang berlaku
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
.