PALEMBANG — Menyemarakkan SEA Games mendatang, 22 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumsel mengusulkan 10 hari pagelaran Seni-Budaya asli Sumsel selama pelaksanaan SEA Games 11-20 November 2011.
Pagelaran akan dipusatkan di hotel-hotel tempat para kontingen menginap dan pusat kesenian di Sumsel.
Demikian hasil silaturahmi dan diskusi lanjutan pengurus KONI Sumsel dengan 22 perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumsel di Sekretariat KONI Sumsel, Kamis (29/7). Sebelumnya para perwakilan mahasiswa ini sudah bersilaturahmi dengan Gubernur H Alex Noerdin.
Perwakilan BEM memberikan dukungan secara langsung untuk pelaksanaan SEA Games dan berharap dilibatkan secara langsung sebagai panitia dan pagelaran seni-buaya asli Sumsel.
“Kami tidak ingin menjadi penonton di rumah sendiri. Libatkan kami secara langsung,” ujar perwakilan BEM Stisipol, M Andrian.
Ditambahkan MH Agung dari BEM Unsri, pihaknya nanti akan bekerjasama dengan Thailand dalam pagelaran seni-budaya asli Sumsel selama 10 hari itu. Hasiah dari BEM IAIN Raden Fatah sangat mendukung aksi pagelaran kebudayaan.
Jika Unsri ada jaringan langsung ke Thailand, maka IAIN punya jaringan dengan Malaysia. Hal ini bisa dikompilasikan selama 10 hari pelaksanaan SEA Games.
Pernyataan dukungan juga disampaikan Herwin Prawira dari PGRI. Namun ia meminta pertemuan ini tidak hanya sebatas formal tetapi harus ada forum sebagai bentuk lanjutan dari pertemuan sebelumnya.
“Sebab dengan adanya forum, maka kami juga banyak ide demi suksesnya SEA Games,” jelasnya.
Ditanggapi Wakil Ketua Umum II KONI Sumsel, Dhennie Zaenal yang memimpin pertemuan, sejak awal Pemprov Sumsel dan KONI akan melibatkan mahasiswa SEA Games, sebab semua even
olahraga memang mengikutsertakan mahasiswa di dalamnya. Dhennie menyambut baik ide pagelaran selama 10 hari. (ndr)