PALEMBANG - Untuk meminta masukan dari mahasiswa, KONI Sumsel menggelar silaturahmi dan diskusi lanjutan bersama 22 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumsel di Sekretariat KONI Sumsel, Kamis (29/7).
Pihak KONI diwakili langsung Wakil Ketua Umum II KONI Sumsel, Dhenie Zaenal dan Faisal Perdana. Dalam diskusi ini, mahasiswa memberikan dukungan secara penuh atas penyelenggaraan SEA Games di Sumsel, sebab akan membawa kemajuan bagi Sumsel secara perekomian. Namun mereka meminta dilibatkan secara langsung di kepanitiaan dalam proses penyelenggaraannya.
Seperti disampaikan M Andrian dari Syakyakirti misalnya, sangat mendukung pelaksanaan SEA Games. Namun mereka berharap bisa dilibatkan dalam setiap proses persiapan dan pelaksanaan."Tentunya kami tidak ingin menjadi penonton di rumah sendiri. Libatkan kami secara langsung," ujar M Andrian.
MH Agung dari Unsri juga mengatakan, selain dilibatkan sebagai panitia, dia berharap nantinya akan ada pagelaran-pagelaran seni selama 10 hari SEA Games.
"Sebab kami bekerjasama dengan Thailand, tentunya kami harapkan ada pagelaran budaya selama 10 hari itu," ujarnya.
Hal serupa juga diungkapkan Hasiah dari IAIN Raden Fatah mengaku sangat mendukung aksi pagelaran kebudayaan, jika Unsri ada jaringan langsung ke Thailand, maka IAIN ada jaringan dengan Malaysia. Hal ini bisa dikompilasikan selama 10 hari pelaksanaan SEA Games.
Terakhir dari Herwin Prawira dari PGRI mengaku, petemuan ini tidak hanya sebatas formal semata, tetapi harus ada forum sebagai bentuk lanjutan dari pertemuan di KONI.
"Sebab dengan adanya forum, maka kami juga banyak ide dan keinginan dalam perhelatan selama 10 hari SEA Games," jelasnya.
Ditanggapi Wakil Ketua Umum II KONI Sumsel, Dhennie Zaenal, sejak awal Pemprov Sumsel dan KONI memang akan melibatkan mahasiswa dalam perhelatan terbesar even olahraga se-Asia Tenggara. Sebab semua cara olahraga pasti melibatkan mahasiswa di dalamnya.
Hanya saja ia berharap, mahasiswa juga harus benar-benar memiliki kemampuan dan profesional dalam kinerja sebagai bagian dari kepanitian SEA Games. Dhennie berharap memang akan ada pagelaran setiap malam selama 10 hari pelaksanaan yang dipusatkan di hotel-hotel tempat para kontingen negara peserta menginap.
"Tentunya syarat utama adalah harus memiliki kemampuan berkomunikasi bahasa Inggris secara aktif, memiliki wawasan secara luas tentang kebudayaan dan pariwisata serta mampu melayani tamu penting dari semua negara peserta," jelas Dhennie.