
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan simpati kepada korban ledakan akibat tabung gas, Rido Januar (4,5) Selasa (20/7/2010). Rido beserta ibunya, Susi Hariyani (29) Senin kemarin, dicegah bertemu Presiden. Ibu dan anak asal Bojonegoro tersebut sempat luntang-lantung di halaman Sekretariat Negara, selama dua jam, sebelum seorang sopir Rumah Tangga Kepresidenan mengantarkan Rido dan Susi ke Kantor Pusat Pertamina, Jakarta.
Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha. "Presiden tentunya menyampaikan simpati yang mendalam," ujar Julian singkat di Kantor Presiden, Jakarta.
Namun, Presiden hari ini tidak ada jadwal membesuk Rido dirawat di RSCM. Dikatakan Julian, Rido saat ini telah ditangani dengan baik. Pihak Istana telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Pertamina.
Kepada para wartawan, Senin kemarin, Susi mengatakan, ia bersama anaknya sudah mendapat tanggungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. "Saya tunggu bantuan lanjutan dari Presiden atau siapa pun untuk anak saya," ujar Susi, masih dengan berurai air mata.
Berdasarkan pengamatan Kompas, kulit wajah, tangan, dan kaki Rido membutuhkan operasi kulit agar bisa pulih kembali. "Suami saya di Bandung dan tidak bekerja. Sekarang masih mengurus Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat). Akan tetapi, belum dapat-dapat. Saya tidak tahu ke mana lagi. Karena itu, saya ke sini," lanjut Susi, masih menangis.