Kamis, 9 September 2010
  • NEWSFLASH :
    • Laporkan Kegiatan 17 Agustus-an Anda ke Citizen Jurnalism Sripoku.com

    • Tribunnews.com - Portal Berita Indonesia
    • Baca Harian Umum Sriwijaya Post di epaper.sripoku.com
  • :
Teroris Penembak 2 Polisi Tewas
 
Sriwijaya Post - Kamis, 24 Juni 2010 09:10 WIB

KLATEN, SRIPO — Personel Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Polri menembak mati seorang teroris, Yuli Sartono alias Yuli Karsono, dan menangkap tiga orang lainnya dalam penggerebekan di dua tempat di Klaten, Jawa Tengah, Rabu (23/6). Mereka ini diduga jaringan Abdullah Soneta, buronan kakap Densus 88. Mereka digerebek di dua tempat terpisah. Yuli diduga teroris yang menembank dua polisi saat piket di Pos Bantuan Polsek Puwodadi, Purworejo, Jawa Tengah, 10 April 2010 silam.

 Penggerebekan dimulai sekitar pukul 16.10. Saat itu, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggunakan satu mobil Suzuki Carry kotak, dua Toyota Innova, dua Toyota Avanza, dan satu mobil jenis sedan. Seluruh mobil bernomor polisi B, Jakarta.

 Lima menit kemudian, penggerebekan di rumah milik Moeljono, di RT 02 RW 06, Kampung Girimulyo, Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten. Densus memulai dengan lemparan bom asap ke arah rumah Mulyono yang menghadap arah barat.

 Moeljono dikenal sebagai ustaz di antara tetangganya. Beberapa kali juga sempat mengimami para jamaah Masjid Baitul Anwar, yang berada di Kampung Girimulyo, Kabupaten Klaten. Menurut seorang tokoh masyarakat sekitar, yang enggan disebutkan namanya, di dalam rumah milik Moeljono itu ditemukan adanya bom dan senjata api.

 Moeljono baru saja membawa mobilnya, yang diparkir di sebelah rumah milik Imam. Dia dikawal ketat para anggota kepolisian. Namun, bukan Moeljono yang menyopir mobil.

 Kemudian terjadi baku tembak. Dari dalam rumah, teroris coba melemparkan bom ke luar kamar, namun tidak meledak. Juga melemparkan rompi mirip rompi tentara yang didalamnya didapati senjata api, revolver. Di dalam rumah ditemukan dua lagi bom, satu di dapur dan satu lainnya di kamar tidur, yang satu dinding dengan dapur. Di ruang tamu ada tiga sepeda motor, satu di antaranya roboh atau jatuh.

 Selain di rumah Moeljono, yang terletak di RT 02/06, Kampung Girimulyo, Kelurahan Gergunung, Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Densus 88 juga menangkap tiga tersangka teroris lainnya, termasuk Abdullah Sunata di sebuah rumah yang letaknya persis di sebelah Pengadilan Negeri (PN) Kelas IB, Belang Wetan, Kabupaten Klaten. Lokasi penggerebekan kedua terjadi di rumah yang berjarak sekitar 10 meter dari kantor Pengadilan Negeri.

 Menurut seorang pegawai PN Klaten, yang enggan disebutkan namanya, penembakan terjadi sekitar pukul 15.00. “Suaranya seperti ban bocor. Saya kira ban truk besar yang pecah. Maklum di sini kan letaknya juga dekat Jalan Raya Jogja-Solo,” ujarnya kepada wartawan Tribunnews, Agung Yulianto Wibowo dan Febby Mahendara Putra di lokasi penggerebekan.

 Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap tiga orang, Abdullah Sonata dan anak buahnya. Abdullah Sonata, buronan teroris yang terlibat dalam beberapa kasus bom di tanah air dan kasus terorisme di Aceh. Satu orang yang dikabarkan bernama Yuli Sartono tewas tertembak dalam baku tembak dengan anggota Densus pada sore hari itu.

 Yuli diduga terlibat dalam kejahatan pembunuhan dua orang polisi, Brigadir Satu Iwan Eko Nugroho dan Brigadir Kepala Wagino di pos polisi sektor Purwodadi, Purworejo, Jawa Tengah 10 April 2010 silam.

(tribunnews/roy)



Di Baca 383 Kali
Beri Ranting :
Nama
Email
Alamat
Komentar
Kode Sekuriti

Tulis Kode sekuriti yang ada di samping
 
Saya menerima aturan dan syarat aturan dan syarat yang berlaku
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
.