Kamis, 9 September 2010
  • NEWSFLASH :
    • Laporkan Kegiatan 17 Agustus-an Anda ke Citizen Jurnalism Sripoku.com

    • Tribunnews.com - Portal Berita Indonesia
    • Baca Harian Umum Sriwijaya Post di epaper.sripoku.com
  • :
Antasari Stop Minum Jamu
 
Antasari-Azhar.jpg
Sripo/Dok
Antasari Azhar
Sriwijaya Post - Kamis, 17 Juni 2010 08:40 WIB

JAKARTA, SRIPO — Sehari menjelang pengumuman putusan atau vonis banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Kamis (17/6), pagi ini, terpidana 18 tahun Antasari Azhar menghentikan sementara satu kebiasaannya, minum kopi susu jahe. Lazimnya, saban petang, dia menyeruput segelas jamu yang dijajakan pengasong ke Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Tidak diketahui pasti alasan Antasari menghentikan kebiasaanya, namun yang pasti, keluarga dan penasihat hukumnya harap-harap cemas menunggu vonis kedua kali ini, apakah bebas, lebih ringan atau justru lebih berat.

 Mantan Ketua KPK Antasari Azhar divonis penjara 18 tahun oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 16 Februari silam. Dia didakwa dalam kasus pembunuhan bersama tiga orang lainnya selaku perencana, dan lima lainnya eksekutor. Orang yang turut serta yakni pengusaha Sigid Haryo Wibisono (divonis 15 tahun), mantan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Williardi Wizard (vonis 12 tahun), dan pengusaha Jerry Hermawan Lo (vonis 5 tahun).

 Perihal penghentian kebiasaan Antasari menyeruput jamu disampaikan Mimi, seorang penjual jamu langganan Antasari. “Terakhir bertemu kemarin, bapak (Antasari) masih terlihat ceria seperti biasanya, perasaan dia senang terus,” ucap Mimi kepada Tribunnews.com, Rabu (16/6) Biasanya Antasari memesan susu jahe pada pukul 18.00 WIB, Rabu ini, dia tidak meminta bantuan anggota polisi yang piket menghubungkannya dengan Mimi untuk menyediakan minuman favorit, jamu susu jahe. “Bapak pesan lewat petugas saat jam turun tahanan, saya lalu mengantarkannya ke ruang pertemuan, kalau sampai kamar tahanannya saya dilarang,” imbuh wanita yang sudah 16 tahun berjualan di Polda Metro Jaya itu.

 Ciri khas Antasari yang selalu diingat Mimi yaitu gaya berpakaian mantan ketua KPK itu. Mimi mengutarakan Antasari tidak pernah lepas dari kaus putih polos serta celana pendeknya. “saya selalu melihat Bapak menggunakan itu terus,” tutur ibu yang sering latah itu.

 Dari kebiasaan latah itu, Mimi sering digodai Antasari sampai dia harus menghindar agar tidak dikerjai suami Ida Laksmiwati itu. “Bapak seneng mancing agar saya latah, sampai saya malu apalagi kalau latah susah berhenti,” terang Mimi sambil tersenyum.

 Ketika diinformasikan, Kamis ini keputusan banding Antasari dibacakan di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Mimi mengaku kaget dan belum mendengar kabar itu sama sekali. Sambil menyeduh kopi hitam untuk petugas piket unit Narkoba, dia berharap Antasari diberi keringanan hukuman. Menurut Mimi, Antasari pantas mendapat keringanan hukuman karena sikapnya yang baik dan jauh dari tuduhan pembunuhan yang ditimpakan kepadanya.

 “Bapak tuh orangnya baik dan tegas, dia orang besar. Saya juga kagum dengan istrinya yang setia setiap hari ke sini (Rutan Narkoba) sama dua anaknya yang cantik-cantik,” tukas Mimi menutup pembicaraan. (yog/fer)



Di Baca 258 Kali
Beri Ranting :
Nama
Email
Alamat
Komentar
Kode Sekuriti

Tulis Kode sekuriti yang ada di samping
 
Saya menerima aturan dan syarat aturan dan syarat yang berlaku
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
.