JAKARTA - Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini menjabat sebagai Menkum dan HAM, Patrialis Akbar membantah, ditunjuknya Ketum Golkar Aburizal Bakrie atau Ical sebagai ketua harian koalisi, telah menggeser peran Hatta Radjasa. Patrialis kemudian membantah adanya isu yang menyebut Ical dipersiapkan Presiden SBY sebagai kandidat capres 2014.
Kepada wartawan usai menghadiri acara puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional di Istana Negara, Selasa (11/5), Patrialis menegaskan, Ical adalah figur yang tepat memimpin koalisi pendukung pemerintahan SBY-Boediono seraya membantah kembali mengecilkan peran Hatta Radjasa yang sebelumnya memimpin mitra koalisi pemerintah.
"Baguslah, itu sudah pilihan yang tepat. Dan nggak usah, diadu domba itu semua (Ical dengan Hatta). Masing-masing punya potensi yang bagus, Pak Ical punya potensi bagus. Ini bukan perebutan kekuasaan kok, nggak ada sama sekali, untuk memompa saja kok," kata Patrialis.
Dibentuknya Sekretariat Bersama koalisi, kata Patrialis, bukanlah untuk memberikan rekomendasi terkait kemungkinan adanya perombakan kabinet bersamaan dengan pengumuman calon pengganti Sri Mulyani sebagai Menkeu. "Nggak ada, sejauh itu, pokoknya kita ingin mendukung pemerintahan tanpa cacat," tegasnya.
Ditegaskan terkait isu Ical yang dipersiapkan oleh Presiden SBY sebagai capres 2014? "Saya belum tahu. Itu masih lama, itu di langit ketujuh masih ada," kata Patrialis.
Sementara itu, salah satu Ketua DPP Partai Golkar yang kini menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad menjawab diplomatis saat wartawan mengajukan pertanyaan, apakah benar Ical akan dipersiapkan sebagai capres 2014.
"Saya kira tidak. Sementara ini tidak seperti itu. Saya berbicara dengan pak Ical dan Presiden, tidak sejauh itu, atas penunjukan ini. Yang jelas, pemerintah akan stabil dan Golkar akan tetap eksis di dalam dan mendukung setiap kebijakan presiden," kata Fadel.
Dikatakan, Ical adalah figur yang pantas untuk menempati posisi ketua harian koalisi. Selain dianggap mampu, Golkar adalah pemenang nomor dua di Pemilu lalu.
"Pak Ical mempunyai kemampuan dan dia orang pertama agar pemerintahan SBY ini berkelanjutan dengan baik," katanya.