PALEMBANG - Selama kurang lebih dua jam, arus lalulintas di kawasan Jembatan Ampera, terjadi kemacetan. Penyebabnya, karena poros jalan terhalang oleh dua kendaraan yang mogok di badan jalan di atas jembatan.
Kemacetan mulai terjadi pukul 14.00, setelah mobil Pick-Up warna hitam mengalami patah As di tengah jembatan. Akibatnya, kendaraan yang datang dari arah Seberang Ulu dan dari arah Jalan Jenderal Sudirman berjalan merayap, sehingga terjadi antrean panjang hingga ke simpang
Jakabaring. Sementara kendaraan dari Seberang Ilir juga terjadi antrean hingga ke poros Jl Sudirman bundaran air mancur. Petugas Satlantas Poltabes pun turun mengevakuasi pick-up yang mogok, sehingga arus lalulintas normal kembali.
Namun sekitar satu jam kemudian, satu unit mobil Xenia BG 1768 MI mendadak berhenti tak jauh dari Pos Polantas bundaran air mancur. Dari kap mobil itu mengepul asap. Akibatnya arus lalulintas kembali macet.
Mobil pribadi ini ternyata ditumpangi oleh guru dan 7 orang siswa SMP 3 Pemulutan, Ogan Ilir. Siswa yang berada dalam mobil itu nampak histeris ketika melihat asap mengepul dari depan mobil. Petugas Satlantas pun dengan cepat mengevakuasi penumpang kendaraan ini ke pinggir jalan.
Tiba-tiba saja keluar asap dari mesin bagian depan. Anak-anak panik, sehingga saya memutuskan berhenti,” ujar sopir mobil naas itu, Laura Lestarai, yang juga guru Bahasa Inggris di SMP 3 Pemulutan. Berkat kesigapan petugas Satlantas Poltabes Palembang, arus kendaraan kembali lancar beberapa saat kemudian, sekitar pukul 16.00.sripo