Jumat, 30 Juli 2010
  • NEWSFLASH :
    • Tribunnews.com - Portal Berita Indonesia
    • Baca Harian Umum Sriwijaya Post di epaper.sripoku.com
    • akses m.Sripoku.com di ponsel anda
  • :
Tak Mungkin Dhani Plagiat
 
mahadewi11.jpg
republikcinta.tv
Mahadewi
Sriwijaya Post - Senin, 15 Maret 2010 15:08 WIB

PERSETURUAN masalah lagu-lagu yang diciptakan Ahmad Dhani dengan pencipta lagu asal Malaysia hingga anggapan pengamat musik senior bahwa lagu-lagu yang diciptakan mantan suami Maia Estianty tidak kreatif, memperoleh pembelaan dua penyanyi yang tergabung dalam Mahadewi.

Mereka beranggapan kalau banyak yang mirip atau sama not-notnya itu hal wajar. Apalagi saat ini banyak sekali musik di Indonesia yang hampir sama persis. Untuk pernyataan lagu kurang kreatif tidak bisa ditentukan hanya karena satu dua buah karena lagu yang diciptakan Dhani puluhan bahkan mungkin ratusan.

"Kalau bagi kita sih, setiap orang punya hak untuk berbicara dan beropini. Jadi bisa jadi itu merupakan masukan, belum tentu juga itu benar. Yang jelas kalaupun mungkin diantara musiknya mas Dhani yang mirip itu mungkin karena keterbatasan not atau notasi," ungkap Puri salah seorang personil Mahadewi yang ditemui di acar Dahsyat di RCTI, Senin (15/3).

Apalagi pentolan grup band Dewa mempunyai jumlah karya yang luar biasa mulai dari lagu Mahameru yang sangat populer saat pertamakalinya Dewa 19 menggebrak blantikan musik Indonesia sampai dengan sekarang ini. Apalagi sekarang ini, dia banyak menciptakan lagu buat band-band lainnya.

"Jadi kalau dibilang ada kemiripan nada, atau kemiripan improvisasi dan segala macamnya itu wajar. Kalau menjiplak, plagiat dan cuma mengganti liriknya mungkin bisa ditanyakan langsung sama mas Dhani. Karena mungkin ada criteria dan ada beberapa tahapan dalam arti mungkin dia beli lagu atau bekerjasama, kita kan nggak tahu," ungkap Tata.

Sebelumnya tahu nggak kalau mas dhani menyadur beberapa lagu luar yang diterjemahkan kedalam bahasa indonesia?

"Kalau menurutku gini ya, ada lagu yang diaransemen ulang, mungkin seperti itu. Kalau Dhani mengubah liriknya tentunya akan mencantumkan nama pencipta aslinya kan, logikanya kan begitu," ungkap Puri.
Terkait dengan lagu-lagu yang dipopulerkan Mahadewi, baik Puri maupun Tata mengungkapkan selama ini

Mahadewi jauh ya dari yang namanya plagiat itu. Kalaupun misalnya pencipta lagu memberikan lagu yang kebetulan mirip dan mengetahui keduanya akan menolak lagu tersebut.

Duo penyanyi yang tergabung dalam Republik Cinta Management ini, sangat percaya Dhani punya sesuatu yang lebih besar untuk bisa dieksplor daripada cuma memplagiat. Apalagi mencuri karya orang lain apalagi mengenai masalah hak cipta maupun penggunaan, penyaduran lagu sudah ada aturan bakunya.

Persda Network/Eko Sutriyanto


Di Baca 1487 Kali
Beri Ranting :
#1 | blackdogbone Kuala Lumpur | Senin, 15 Maret 2010 18:54 WIB
Ya, kalau Indonesia mencaplok dan membajak dari Malaysia, dikatakan 'kebetulan mirip'. kalau Malaysia, diteriak 'maling', 'pencuri budaya'. Dasar double-standard.
#2 | Nur Zaenudin madiun | Senin, 22 Maret 2010 10:55 WIB
emang sebagai manusia itu hal lumrah, tapi lo pura-pura gak tahu, gimana sebenarnya............
Nama
Email
Alamat
Komentar
Kode Sekuriti

Tulis Kode sekuriti yang ada di samping
 
Saya menerima aturan dan syarat aturan dan syarat yang berlaku
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
.