PALEMBANG - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syahab minta umat Islam di Palembang untuk mewaspadai gerakan aliran sesat yang menyesatkan umat Islam dan program hamilisasi yang dilakukan dan dihalalkan agama tertentu dengan tujuan merusak generasi mudah Islam. Untuk itu, orang tua diminta tegas dan menjaga anak-anaknya dari agenda perusakan moral yang dilakukan musuh-musuh Islam.
Peringatan ini disampaikan secara terbuka Habib Rizieq pada peringatan Maulid Akbar di Masjid Agung, Jumat (12/3) pukul 21.00 yang dihadiri ribuan umat Islam dan kalangan pejabat, seperti tampak Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel Drs H Toni Panggarbesi, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan pimpinan Ormas Islam di Kota Palembang.
Nabi Muhammad SAW adalah contoh yang sempurna sehingga menjadi tauladan bagi seluruh umatnya, tetapi sayang ternyata tidak semua umatnya tidak mau mencontoh. Kecuali orang yang beriman kepada Allah SWT dan beriman hari akhir dan banyak berzikir kepada Allah. Untuk itu, Rasulullah sangat mengajar nilai-nilai kehomatan dan menjunjung nilai kemanusiaan.
Sehubngan dengan situasi dalam negeri saat ini, Habib Rizieq mengungkapkan banyak aliran sesat dan sampai saat ini urusan ini belum selesai. Bahkan ada yang mengaku sebagai nabi, malaikat dan tuhan. Contoh apa yang terjadi di Cirebon, seseorang yang mengaku tuan guru dan memiliki kebun yang sangat luas dan menghias kebunnya dan dinamakan surga penuh kenikmatan (Jannatunnaim), bahkan pria ini mengaku sebagai tuhan, dan merekrut murid. Bagi murid laki-laki diangkat menjadi malaikat sedangkan murid perempuan diangkat menjadi bidadari, ternyata aliran ini sudah ada sejak 1990. Anehnya, aliran ini terbongkar bukan oleh aparat dan masyarakat tetapi berdasarkan pengaduan seorang "malaikat" karena dilatarbelakangi cemburu dengan satu orang bidadari yang ternyata juga disukai tuhannya. "Alhamdulillah, aliran ini terbongkar dan Polisi menyegel surga, menangkap malaikat, menangkat nabi dan menangkat tuhannya. Hebat polisi Indonesia, nabi dan malaikat ditangkap dan tuhannya berhasil dikejar," papar Habib.
Fakta situasi ini, ternyata di sekitar umat saat ini banyak aliran sesat. "Saya mengajak umat, bagaimana tauladan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW menghadapi aliran sesat yang tegas," katanya.
Kepada umat dan orang tua yang hadir, Habib Rizieq minta umat Islam agar mewaspadai gerakan yang dilakukan umat agama tertentu yang masuk ke kampung-kampung untuk merusak umat islam dengan program Hamilisasi, yakni melakukan perkawinan di luar Nikah sehingga hamil dahulu. Dengan cara ini, banyak umat Islam diajak murtad dari Islam. "Orang tua terpaksa menikahkan anaknya karena ingin menutup malu. Begitu nikah, anak dan cucu diboyong ke agama suaminya," kata Habib.
Dalam kontek sikap Islam terhadap umat yang beda agama, Nabi Muhammad SAW tidak menghalangi dirinya untuk berbuat kebaikan dan tidak pernah nabi menistakan agama lain. "Tapi lihat, apa yang dilakukan orang di luar Islam. Mereka melakukan penistaan Islam untuk menarik muslim ke agamanya," katanya,
Road Show Palembang
Sekretaris FPi Sumsel Habib Mahdi Bin Muhammad Syahab mengatakan, kegiatan Maulid Akbat yang kelima di Palembang ini merupakan inisiatif sesepuh masyarakat yang menginginkan para ulama dan habaib kumpul dan duduk bersama sehingga menimbulkan suasanna religius di Palembang. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Majelis Habaib mengisi malam maulid dengan membaca maulid mulai dari 1 Rabiulawal hingga 10 maulid dari rumah ke rumah dan dari masjid ke masjid.
Terkait kegiatan Habib Rizieq di Palembang, Habib Mahdi mengatakan, Ketua Umum FPI ini melakukan road show di beberapa Masjid, seperti di Masjid Simpang Dogan kenten, Masjid Darul Muttaqin di 10 Ilir dan di Masjid Agung Palembang. "Mudah-mudahan, kehadiran Habib Rizieq dapat memotivasi umat dalam menegakan syarat Islam di Palembang khususnya di Sumsel," kata Habib Mahdi.