Jumat, 30 Juli 2010
  • NEWSFLASH :
    • Tribunnews.com - Portal Berita Indonesia
    • Baca Harian Umum Sriwijaya Post di epaper.sripoku.com
    • akses m.Sripoku.com di ponsel anda
  • :
KONI Siap Temui DPRD Sumsel
 
Sriwijaya Post - Kamis, 11 Maret 2010 21:17 WIB


PALEMBANG -Ketua Umum KONI Sumsel Muddai Maddang mengharapkan, pemanggilan DPRD Sumsel terhadap manajemen Sriwijaya FC pada Rabu (1/3) nanti bukan untuk menghakimi, tetapi sebagai ajang silaturahmi. Untuk itu, KONI Sumsel sebagai lembaga penyalur dana hibah kepada SFC siap memberikan penjelasan.

“KONI Sumsel siap memenuhi panggilan bersama manajemen SFC untuk menjelaskan duduk persoalannya. Pemanggilan itu sudah prosedur. Malah yang kurang tepat, jika tidak melibatkan KONI. Dengan kata lain, anaknya dipanggil ya tidak apa-apa, asalkan bapaknya juga dipanggil,” jelas Muddai, Kamis (11/3).

Muddai mengharapkan, pertemuan yang direncakan pada Rabu (17/3) nanti, tidak diartikan sebagai wacana untuk menghakimi manajemen. Kekalahan Sriwijaya FC dari Bontang FC dengan

skor 1-2 di Stadion Gelora Jakabaring Sabtu (13/3) lalu bukanlah ukuran kegagalan. Sebab terlalu dini mengingat SFC masih melakoni 12 pertandingan dengan enam laga kandang, dan enam laga away.

Pemanggilan manajemen SFC itu jangan disalahkan artikan. Sebab hal itu wajar karena mereka (DPRD Sumsel) melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat. Kami justru memberikan apresiasi karena memperhatikan olah raga Sumsel,” ujar Muddai yang juga Komisaris Utama PT SOM.

Baik KONI Sumsel maupun PT SOM siap menjelaskannya baik dipanggil ataupun tidak dipanggil. Sebab KONI dan PT Sriwijaya Optimis Mandiri memiliki keterikatan dalam proses dan presedur penggunaan APBD yang selama ini, digunakan untuk membiayai perjalanan SFC selama mengarungi kompetisi.

KONI menerima laporan dari manajemen SFC perihal perincian dana hibah yang telah diberikan. “Pada tahun 2009 KONI menghibahkan dana Rp 12 miliar, sedangkan tahun 2010 senilai Rp 15 miliar, dan baru dicairkan separuhnya,” kata dia.

Ganggu Konsentrasi
Sementara itu Humas KONI Sumsel, Riduan Tumenggung menambahkan pemanggilan terhadap manajemen SFC oleh Anggota DPRD Sumsel tanggal 17 Maret 2010, dikhawatirkan menganggu suasana tim yang tengah fokus di sisa kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2009/2010.

Sebab kompetisi masih berjalan. Lagi pula prestasi SFC masih cukup bagus. KONI dan PSSI juga dilibatkan dalam pemanggilan itu sebab KONI yang mencairkan dana. Jadi jangan saat kalah SFC dipanggil namun ketika menang tidak diberikan apresiasi,”ujar Riduan.

Manajer SFC Hendri Zainuddin, dalam kesempatan terpisah mengatakan, akan memenuhi pemanggilan DPRD Sumsel itu, yang dijadwalkan digelar 17 Maret. “Kami siap dengan pemanggilan ini. Tapi, jika wacananya berujung pada perombakan manajemen SFC, kami minta diberikan

kesempatan untuk menyelesaikan sisi kompetisi musim ini. Karena, indikator keberhasilan baru bisa dilihat setelah kompetisi berakhir,” tandas anggota DPRD Banyuasin ini. sripo

(ndr)


Di Baca 507 Kali
Beri Ranting :
Nama
Email
Alamat
Komentar
Kode Sekuriti

Tulis Kode sekuriti yang ada di samping
 
Saya menerima aturan dan syarat aturan dan syarat yang berlaku
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
.