Jumat, 30 Juli 2010
  • NEWSFLASH :
    • Tribunnews.com - Portal Berita Indonesia
    • Baca Harian Umum Sriwijaya Post di epaper.sripoku.com
    • akses m.Sripoku.com di ponsel anda
  • :
Falun Gong kembali berdemo di Depan Kedubes RRC
 
Sriwijaya Post - Sabtu, 6 Maret 2010 13:08 WIB

JAKARTA - Perjuangan Falun Gong terhadap penindasan Pemerintah RRC tidak pernah berhenti. Aksi kali ini telah rutin diadakan sejak tahun 2004 setiap Kamis dan Sabtu. Hari ini, Sabtu (06/03/2010), jumlah yang berunjuk rasa sebanyak 5 orang.

Menurut koordinator Friends Of Falun Gong, Sunardi (24), aksi ini dilakukan agar pemerintah membuka dialog dengan mereka. "(Kedubes RRC) tidak pernah membuka pintu, walaupun dibantu LBH dan Kontras mereka tetap tidak mau berdialog" ujar Sunardi.

Sunardi menceritakan bahwa pemerintah China telah menangkap relawan falun gong. Banyak dari mereka yang organ tubuhnya diambil. "Per tahun 2006, relawan falun gong organnya ditransplantasi seperti ginjal dan kornea" tutur Sunardi. Ia menambahkan organ diambil karena tubuh mereka sehat.

Sunardi menjelaskan Falun Gong sebagai sebuah ajaran telah membuat pemerintah China resah. Tercatat setelah 6 tahun berdiri, pada tahun 98 anggota falun gong di cina mencapai 100 juta orang sedangkan anggota partai komunis yang berkuasa saat itu berjumlah 60 juta orang. Itu yang menjadi alasan presiden zhiang zemin membuat desas-desus bahwa Falun Gong akan menggulingkan pemerintah China.

Persda Network/Ferdinand


Di Baca 258 Kali
Beri Ranting :
#1 | gusti made suastana tabanan - bali | Rabu, 24 Maret 2010 08:35 WIB
saya salut dan mendukung upaya yang dilakukan oleh teman-teman falun gong yang berjuang dengan mengadakaan demo di di depan kedubes china dalam usaha agara pemerintaha china secepatnya menghentikan pelanggaran HAM berat atas penindasan dan pengambilan organ praktisi falun gong di daratan china saya dukung dan lanjutkan perjuangan
Nama
Email
Alamat
Komentar
Kode Sekuriti

Tulis Kode sekuriti yang ada di samping
 
Saya menerima aturan dan syarat aturan dan syarat yang berlaku
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
.