JAKARTA - Kehadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di gedung DPR RI Jakarta, Kamis (4/3), sekitar pukul 10.30 WIB mendapat perhatian luas media massa.
Puluhan wartawan cetak dan elektronik yang hendak mewawancarai Menkeu tampak kesulitan untuk mendekatinya.
Selain dijaga enam pengawal melekat, sekitar 15 petugas pengamanan dalam (Pamdal) DPR juga membuat pagar betis buat Menkeu. Alhasil, menkeu tak bisa didekati wartawan. Terjadilah keributan ringan antara wartawan dan pengawal menkeu. Para wartawan keberatan dihalang-halangi untuk mendekati Menkeu.
Demikian pula para ajudan dan pengawal Menkeu tak mau wartawan mendekati Menkeu. Saling dorong pun terjadi. Sehingga sebuah tong sampah di jalan yang dilalui terlempar dan menimbulkan suara gaduh.
Menkeu sendiri tidak sepatah katapun memberikan tanggapannya. Menkeu yang hadir mengenakan baju blazer pink tampak senyum sumringah.
"Bu menteri nanti memberikan tanggapannya. Silahkan tunggu rapat selesai," kata Kepala Biro Humas Kementerian Keuangan Harry S Zoeratin.
Menkeu ke DPR untuk memberikan penjelasan pemerintah terkait laporan RUU pertanggungjawaban anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2008. Wartawan hendak menanyakan tanggapan Menkeu soal putusan rapat paripurna DPR RI yang berakhir semalam mengenai kisruh Century yang diputuskan dilanjutkan ke proses hukum.
Sejak kasus Century menggelinding sekitar empat bulan lalu Sri Mulyani selalu menjadi incaran para wartawan. Pasalnya mantan pejabat IMF ini adalah mantan ketua KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan) yang dinilai DPR bertanggungjawab atas aliran dana Century Rp 6,7 triliun.