LAHAT - Warga Kota Lahat dihebohkan dengan kepulan asap hitam dari arah Pasar Kaget, Gang Senggol, Kelurahan Talang Jawa Selatan, Sabtu (27/2). Sebanyak tujuh rumah warga yang semuanya terdiri dari ruko yang digunakan untuk berjualan hangus terbakar. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berlarian ingin menyaksikan asal api. Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, karena sejumlah barang berharga tidak sempat diselamatkan dan ikut terbakar.
Informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.00 tersebut menghanguskan rumah toko (Ruko) milik tujuh warga di Kelurahan Talang Jawa, masing-masing Puntug (40), Wahid (45), Kastiaji (50), Tika (60), Dodong (41), Yatima (70), dan Nasiron (70). Dari keterangan warga di lokasi kejadian, api berasal dari arah belakang rumah Katisaji, penjual sate. Sempat terdengar suara ledakan yang diduga kompor atau tabung gas yang meledak.
Saya tidak mengetahui pasti api berasal dari mana, namun teriakan pertama terdengar dari arah rumah Kastiaji. Katanya ada kompor meledak ketika sedang memasak. Kebakaran itu cepat sekali menyambar rumah di bagian kiri dan kanan,” terang Hasanudin, warga setempat.
Ditambahkan, kobaran api dari rumah Kastiaji itu membubung tinggi lalu menyambar rumah di sekitarya. “Cuaca yang sangat panas membuat api cepat menyambar dan sulit dipadamkan. Petugas PBK dibantu pula mobil PDAM cukup kewalahan,” jelasnya. Hanya beberapa korban saja yang sempat menyelamatkan sebagian barang-barang mereka.
Hal senada diungkapkan Efran (50) yang berada di lokasi kebakaran. Dia sempat mendengar suara ledakan dari arah rumah Kastiaji sebelum api membesar dan menyambar rumah di sekitarnya. “Ledakan tersebut mungkin disebabkan kompor gas. Rumah penjual sate itu setiap hari selalu memasak, terlebih menjelang siang,” katanya. sripo