
PALEMBANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel menyeleksi sembilan cabang olahraga (cabor) tambahan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 20-28 Juni mendatang. Sebab pengurus baru menetapkan 16 cabor.
"Beberapa cabor yang akan dipilih harus sesuai dengan persyaratan umum antara lain cabor yang dipertandingkan harus didukung dan telah diikuti minimal lima Pengurus cabor tingkat Kabupaten/Kota di Sumsel. Bila kurang dari lima Pengkab/Pengkot maka cabor tersebut tidak dapat dikompetisikan pada Porprov," kata Wakabiro Humas Asdit Abdullah, Rabu (10/2).
Menurut Asdit sudah disepakati enam cabor wajib yang akan dipertandingkan yakni atletik, senam, pencak silat, sepakbola, sepak takraw, dan aquatik. Sementara 16 cabor pilihan yang diajukan yakni bolavoli, bulutangkis, tenis meja, taekwondo, kempo, dayung, panjat tebing, catur, basket, tenis lapangan, karate, bilyar, wushu, bridge, tinju dan panahan.
Sementara itu mengenai batasan usia, KONI memutuskan atlet maksimal berusia 21 tahun pada waktu pelaksanaan Porprov. Namun telah ditetapkan pengecualian untuk cabor sepakbola, bola basket, pencaksilat, catur dan bridge. Untuk cabor sepakbola dan basket usia maksimal berusia 19 tahun. Sementara untuk cabor pencak silat maksimal usia 25 tahun. Sedangkan untuk cabor catur dan bridge usia atlet dapat menyesuaikan.
Seperti diketahui KONI Sumsel telah menetapkan Porprov dilaksanakan 20-28 Juni mentanag. Kepastian ini diperoleh usai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel menggelar rapat khusus pengurus KONI Sumsel yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Sumsel Muddai Madang yang dilaskanakan di Kantor KONI Sumsel, Senin (1/2) lalu.
Menurut Asdit, kesepakatan ini dilakukan usai menggelar rapat. "Kita rasakan bulan Juni merupakan bulan waktu yang tepat untuk menggelar Porprov mengingat kita juga harus mempersiapkan atlet Sumsel menghadapi pelaksanaan Pekan Olahraga wilayah yang akan digelar di Pekanbaru 2011 mendatang,” kata Asdit.