PALEMBANG - Mulai 21 Februari mendatang Air Asia menghentikan penerbangan Palembang-Kualulumpur maupun sebaliknya. Faktor ekonomi yang mendorong manajemen masakapai negeri Jiran ini menghentikan penerbangan tersebut.
Informasi yang dihimpun Minggu (7/2), menyebutkan tidak dioperasikannya maskapai penerbangan Air Asia dari dan ke Palembang pada 21 Februari mendatang, disebabkan armada
yang digunakan merupakan milik Air Asia Malaysia bukan Air Asia Indonesia. Alasan lain, karena jumlah penumpang setiap kali penerbangan terus mengalami penurunan dan tidak memenuhi target yang ditetapkan. Selama ini Air Asia melayani Palembang-Kualalumpur tiga kali dalam seminggu.
General Manager PT Angkasa, Yon Sugiano mengatakan, rumor rencana Air Asia menghentikan penerbangan mulai akhir Februrari ini sudah beredar beberapa minggu terakhir. Namun hingga
kini, dirinya belum mendapatkan informasi secara tertulisan dari pihak Air Asia tentan penutupan tersebut. “Informasinya seperti itu, tapi saya belum mendapat surat dari pihak terkait. Saya tidak mau berkomentar banyak takut info itu tidak benar,” tegas Yon.
Marketing Manager PT Air Asia Indonesia, Andi Adrian ketika dikonfirmasi melalui ponsel membenarkan bahwa rute penerbangan Air Asia Palembang-Kualalumpur akan segera ditutup.
Menurut, penutupan tersebut, karena load factor untuk rute tersebut hanya 50 persen. Padahal untuk satu kali penerbangan load factor minimum 70-80 persen dari jumlah tempat duduk yang tersedia.
Pasar rute ini tidak begitu bagus. Secara ekonomi, tidak menguntungkan. Bila terus berjalan akan membuat perusahaan merugi,” kata Andi Adrian, Senin (8/2). sripo