
JAKARTA - Pesawat miliki maskapai penerbangan Batavia Air melakukan pendaratan kembali (return to base/RTB) setelah 45 menit mengudara dari bandara internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Senin (8/2).
Pesawat jenis Boeing 737-400 dengan nomor penerbangan 7P-343 dipiloti oleh Capt Setyoadi Budi sedianya akan terbang menuju Surabaya dan Ambon pada pukul 06.00 wib.
Informasi yang didapatkan dari office in charge (OIC) Bandara Soekarno Hatta, pesawat dengan penumpang 116 orang tersebut mengalami permasalahan dengan masalah oksigen di dalam kabin.
Manajer humas Batavia, Eddy Haryanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pesawat dengan register PK-YVP tersebut mengalami gangguan pada sistem pressurized/tekanan udara pada kabin.
"Demi keselamatan penerbangan, pilot memutuskan untuk kembali ke Cengkareng. Pesawat kembali di bandara dengan baik dan sempurna. Penumpang dan kru tidak mengalami permasalahan, semuanya selamat tidak kurang apa pun," kata Eddy saat dikonfirmasi.
Dijelaskannya, pesawat tersebut saat ini sedang dicek. Sementara Batavia menyediakan pesawat pengganti yaitu pesawat beregister PK-YVO yang diterbangkan pada pukul 08.20 wib.
Kepala Pusat Komunikasi Publik
Bambang Supriyadi Ervan mengatakan, RTB yang dilakukan oleh Batavia telah memenuhi prosedur keselamatan penerbangan.
"Dari segi bisnis RTB ini merugikan perusahaan. Tetapi demi keselamatan ini adalah tindakan yang baik. Pilot telah melakukan tindakan yang benar," tandasnya.