PALEMBANG, SRIPO — Keberhasilan tim boling yang diperkuat Oktaf Riady cs dan tim bridge meraih emas dalam lanjutan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) X Sumsel 2010, Minggu (7/2), melambungkan Sumatera Selatan (Sumsel) finis di peringkat 3 klasemen perolehan medali.
Secara keseluruhan, atlet andalan tuan rumah sukses mempersembahkan 3 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Tiga emas didapatkan dari boling, dayung, dan bridge. Untuk dua perak melalui boling dan futsal serta biliar. Sementara 3 perunggu disumbangkan dari catur dan bulutangkis. Sulawasi Selatan (Sulsel) dipastikan tidak terkejar dan menjadi juara umum dengan 6 emas dan 2 perunggu. Lampung menduduki peringkat kedua dengan 4 emas dan 5 perunggu. Peringkat keempat direbut Jawa Barat dengan 2 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Selanjutnya Riau meraih 1 emas, 2 perak, dan perunggu. Demikian hasil yang berhasil direkap Sripo dari lapangan melalui panitia masing-masing cabor Porwanas. Namun perolehan medali kemungkinan dapat berubah lantaran belum ada rekap resmi dari media center. Pasalnya, hingga pukul 23.30 semalam, panitia bagian media center Porwanas X, tidak bisa memberikan data secara keseluruhan. Padahal, semua pertandingan sudah selesai sejak sore kemarin. Kecuali sepakbola yang partai final baru dilangsungkan sore ini bersamaan penutupan Porwanan di stadion Bumi Sriwijaya antara juara bertahan DKI Jakarta dan Jawa Timur yang juga runner up sebelumnya. Kepastian tentang Sulsel menjadi juara umum dibenarkan panitia bidang olahraga Porwanas, Rafdison. “Jika melihat perolehan medali, Sulsel menjadi juara umum di Porwanas tahun ini,” ujar Rafdison. Bridge Bikin Sejarah Khusus untuk cabor bridge mencetak sejarah dalam penetapan perolehan medali di even olahraga nasional khususnya Porwanas. Sebab, panitia memutuskan juara diraih empat kontingan bersama-sama. Penetapan ini merupakan kebijakan pihak panitia dan perwakilan PB Gabsi untuk meredam aksi protes dan menjadi polemik dalam penentuan peraih emas. Polemik berakhir, setelah rapat yang digelar panitia bersama dan pihak PB Gabsi menetapkan, khusus untuk nomor bridge beregu tim bridge Riau, Lampung, Sumsel, dan Jawa Barat (Jabar) meraih emas bersama. “Sebab ajang Porwanas ini tujuannya untuk silaturahmi, bukan mengundang perselisihan. Makanya kita putuskan 4 tim ini menjadi peraih emas bersama dalam ajang ini,” ujar Mekki yang dihubungi Sripo semalam. Kemarin, tim boling Sumsel berhasil mempersembahkan emas di nomor trio melalui tiga atlet andalan yakni, H Otaf Riady, Aan Santana, dan H Suharto yang meraih nilai tertinggi 1.424. Kemudian Jawa Timur dengan nilai 1.366 di peringkat dua, dan Jawa Barat dengan nilai 1.366 di peringkat tiga. Sementara di nomor double Oktaf cs meraih perak, emas direbut Papua, dan perunggu Sulawasi Selatan. Raihan medali perunggu juga dipersembahkan pecatur Sumsel. Sedangkan emas direbut Nusa Tenggara Barat (NTB) dan perak diraih Kalimantan Tengah (Kalteng). Ketua Kontingen yang juga Ketua PWI Sumsel H Oktaf Riady mengatakan, sejauh ini Sumsel mampu duduk diperingkat ketiga. Tetapi bisa saja berubah mengingat perhitungan medali belum selesai dilakukan pihak media center. (ndr)