PALEMBANG - SMA Negeri Sumsel Sampoerna Academy dijadwalkan 13 Februari mendatang menggelar Open House dengan agenda student compete dan workshop bagi siswa SMP.
Acara bertujuan untuk mensosialisasikan keberadaan sekolah unggulan ini kepada masyarakat luas, sekaligus mengundang minat bagi siswa yang tamat SLTP untuk bergabung di tahun ajaran 2010 yang akan dimilai Juli-Agustus.
Pertemuan Kepala Sekolah SMA Negeri Sumsel Sampoerna Academy didampingi 16 siswa kelas 1 dan tiga guru dengan Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH, Kamis (7/1) berlangsung santai. Bahkan, mulai dari perkenalan hingga dialog, guru dan siswa ini menggunakan bahasa Inggris.
Tentu saja direspon Alex Noerdin, yang memang di tahun 2010 ini secara perlahan sudah mencanangkan penggunaan bahasa Inggris setiap rapat di ruang rapat pimpinan di Pemprov Sumsel.
Kepala Sekolah SMA Negeri Sumsel Sampoerna Academy, Erma Retnowati mengemukakan, ke-16 siswa adalah mereka yang telah menunjukkan prestasi dalam berbagai lomba baik di tingkat nasional maupun lokal.
Seperti Lomba Karya Tulis Ilmiah bidang Antariksa tingkat nasional, Lomba Catur Putri Tingkat Provinsi. Pertemuan dengan gubernur juga dimanfatakan Retno melaporkan perkembangan siswa dan juga SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy).
Selain itu, juga meminta kesediaan Alex Noerdin membuka Open House. Selain itu, juga dilaporkan ada dua orang guru berangkat ke Australia karena mendapatkan kesempatan untuk mengikuti short course dalam program Bridge dari Kedutaan Besar Australia.
Khusus untuk acara Open House itu, Retno memperkirakan undangan yang hadir 450 orang siswa dan orang tua. "Kita sudah mulai mengenalkan SMA Negeri Sumsel ini kepada masyarakat sehingga target penjaringan 150 siswa baru terpenuhi," katanya.
Sementara Alex Noerdin sendiri menanggapi laporan dan tawaran SMA Negeri Sumsel Sampoerna ACademy memberikan apresiasi dan menyatakan bersedia hadir dan menjadi keynote speaker.
Melihat kemajuan dan kematangan siswa, Alex optimis SMAN SSumsel Sampoerna Academy dapat menjadi pionir dalam bidang pendidikan, tidak hanya di Sumsel, tetapi di Indonesia. Bahkan untuk memacu semangat dan motivasi bagi siswa, maka Siswa perlu juga melakukan studi banding. "Kita rencanakan mengajak siswa melakukan studi banding ke Singapuram," kata Alex Noerdin.