
JAKARTA - Panitia khusus angket kasus Bank Century akan melibatkan tenaga ahli untuk membedah kasus Bank Century lebih mendalam berdasar hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Bantuan tenaga ahli ini juga akan menentukan proses angket Century bermula.
"Kita akan siapkan dulu dari data. Siapa yang diminta harus ada kesepakatan dari pansus," kata Wakil Ketua Pansus Angket kasus Bank Century Yahya Sahcawirya sebelum mengikuti rapat pimpinan nasional III Partai Demokrat di Jakarta Convention Center, Minggu (6/12).
Menurut Yahya, rencana kerja awal pansus angket Century bermula pada perencanaan jadwal, mekanisme kerja, dan wawancara kasus Bank Century. "Mekanisme ini dari pengungkapan merger hingga pencairan dana bailout Rp 6,7 triliun," ungkapnya.
Yahya menambahkan, untuk menyukseskan pansus angket Century, anggaran angket pun disiapkan. Rencana kegiatan dan anggaran ini akan disampaikan pada rapat pleno pada 14 Desember mendatang.
"Sekarang ini 30 orang anggota DPR sedang ke daerah, ya ini bisa dimanfaatkan untuk meminta dukungan dan masukan," terangnya.
Dia menambahkan, hingga sepekan artinya belum ada pemanggilan yang terkait dugaan dana talangan Bank Century. "Sekarang mengumpulkan data-data dari bahan, dari BPK, dan referensi semuanya termasuk rapat komisi XI," sergahnya.