Jumat, 30 Juli 2010
  • NEWSFLASH :
    • Tribunnews.com - Portal Berita Indonesia
    • Baca Harian Umum Sriwijaya Post di epaper.sripoku.com
    • akses m.Sripoku.com di ponsel anda
  • :
Jemaah Kloter 1 Kelelahan
 
Sriwijaya Post - Sabtu, 5 Desember 2009 10:31 WIB

PALEMBANG, SRIPO --- Sebanyak 325 jemaah haji kloter 1 asal Sumatera Selatan tiba dengan selamat di Bandara SMB II Palembang pukul 14.46, Jumat (4/12). Kelelahan tampak di wajah jemaah haji karena empat jam tertahan di Bandara King Abdul Aziz (KAA) tanpa makan dan minum karena ketatnya pemeriksaan petugas imigrasi di terminal keberangkatan. Namun begitu jemaah bersyukur lantaran disambut keluarga dengan rasa haru, setibanya di asrama haji.

 Rombongan jemaah haji yang terdiri dari 320 jemaah dan lima petugas haji serta tim kesehetan disambut Wakil Gubernur Sumsel H Eddy Yusuf SH, MM, Wakil Ketua DPRD Sumsel Drs Djauhari MM, Kanwil Depag Sumsel Drs H Najib Haitami, Asisten III Setdaprov Sumsel dr H Aidit Aziz dan Kepala Biro Kesra Drs H Toni Pangarbesi di terminal VIP.

 Dalam sambutannya, Eddy Yusuf mengucapkan selamat kepada para jemaah kloter 1 yang tiba di Palembang dengan selamat. “Semoga menjadi haji yang mabrur,” kata mantan Bupati OKU ini. Menurutnya, indikasi membaiknya kehidupan masyarakat Sumsel terlihat banyaknya jemaah haji yang masuk dalam daftar tunggu sebagai calon jemaah haji yang menunggu diberangkatkan. Sementara dari 320 jemaah haji yang sebagian besar menggunakan masker, dua jemaah terpaksa harus dibawa dengan mobil ambulan karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Sebelum turun dari pesawat GA-7801, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Palembang yang memakai masker satu per satu memeriksa suhu tubuh jemaah karena para petugas ini mengantisipasi virus H1N1 dan Meningitis, setelah itu rombongan jemaah haji langsung menuju Embarkasi Haji untuk stempel paspor, cek kesehatan dan penerimaan barang.

 “Dua jemaah dibawa ambulan karena kelelahan,” kata Ketua Kloter I H Ahmad Zainuri.

Kelelahan yang dialami jemaah haji ini diakui Ketua KBIH Ka’bah H Rasyid. Menurutnya, tertundanya pemberangkatan Kloter 1 bukan karena pesawat tidak siap, tetapi lebih disebabkan pemeriksaan petugas Imigrasi Arab saudi yang sudah super ketat.

 “Jemaah haji kita diperiksa lima orang. Semua diperiksa dan dibuka, seperti ikat pinggang, sepatu, tas. Bahkan semua tubuh kita juga diperiksa,” katanya.

 Pemeriksaan super ketat itu dipicu dengan satu jemaah haji yang ketahuan membawa pisau di dalam tas sehingga semua diperlakukan sama. “Jemaah kita kelelahan, empat jam harus bersabar menunggu. Kalau pesawat ada dan siap terbang,” kata Rasyid, yang mengaku bersyukur jemaah haji Kloter 1 khususnya anggota KBIH-nya sehat, kendati terlihat kelelahan.

 Sementara itu, Kontributor Haji Sripo H Solihin Hasibuan pukul 14.00 atau pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS) melaporkan, rombongan Kloter 2 sedang menuju hotel di Jeddah.

Dikatakan juga, Kloter 2 akan terbang meninggalkan Jeddah menuju Palembang pukul 08.00 WAS atau pukul 01.00 dini hari dan diperkirakan tiba di Palembang pukul 10.00.

 Sementara kontributor Sripo H Iklim Cahya yang tergabung di Kloter 7 juga melaporkan kegiatan jemaah haji Sumsel saat ini mengisi waktu dengan melaksanakan salat di Masjidilharam dan berziarah ke tempat-tempat bersejarah. Baik di Masjidilharam, Mekkah dan Masjid Nabawi, Madinah, pelaksanaan salat langsung dipimpin imam untuk salat fardu. Begitu selesai, doa dilakukan masing-masing jemaah begitu juga dengan kegiatan zikir. (sin)



Di Baca 373 Kali
Beri Ranting :
Nama
Email
Alamat
Komentar
Kode Sekuriti

Tulis Kode sekuriti yang ada di samping
 
Saya menerima aturan dan syarat aturan dan syarat yang berlaku
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
.