PALEMBANG, SRIPO — Panitia kurban di Masjid Agung Palembang mengimbau warga yang berhak untuk mendapatkan daging kurban tidak mengatre di Masjid Agung. Panitia akan mengantar langsung daging kurban ke penerima yang berhak.
“Warga sudah dapat kupon tidak perlu mengantre di masjid, nanti panitia akan mengantar langsung daging kurban. Seperti pembagian zakat fitrah,” kata salah satu panitia kurban di Masjid Agung, Rabu (25/11).
Imbauan ini senada dengan imbauan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, KH Sodikun. Sebaiknya pembagian daging kurban tidak menciptakan antrean warga tetapi panitia mendatangi warga yang berhak atas daging tersebut.“Panitia jangan sekedar menyembelih, tapi dianjurkan untuk sampaikan langsung pada penerima dengan cara mendatangi mereka,” katanya.
Ditambahkan, daging kurban tersebut diperuntukkan kepada warga miskin dan mesti dikelola secara profesional oleh panitia. Sementara orang yang berkurban boleh menerima sepertiga daging hewan yang dikurbankan.
Menurut Sodikun, kurban merupakan ibadah berdimensi sosial yang bermanfaat untuk mempererat persaudaraan dan rasa cinta sesama umat muslim.“Sehingga mereka tidak merasa dipinggirkan dalam kesusahan. Kurban sangat dirasakan oleh orang duafa dan miskin dan tidak mustahil mereka mendoakan orang yang berkurban,” katanya.
Masih Terima
Sementara panitia kurban Masjid Agung belum menetapkan berapa kupon daging yang akan dibagikan pada masyarakat di Hari Raya Idul Adha. Hingga Rabu (25/11) sore, panitia baru menerima sebelas ekor kambing dan dua ekor sapi.
“Kita masih menerima kurban sampai besok (hari ini, red) sore. Untuk kupon pembagian daging belum ditentukan, nanti setelah diketahui berapa jumlah hewan kurban,” kata Abdurrahman, panitia kurban.
Menurut dia, tahun lalu Masjid Agung menyembelih 29 ekor kambing dan enam ekor sapi. Tahun ini dua ekor sapi sudah diterima dari arisan Yayasan Masjid Agung Palembang.“Informasinya gubernur dan walikota masing-masing berkurban satu sapi. Kemudian dari AKA Migas satu ekor, ini belum kita terima,” ujar Abdurrahman.
Hewan kurban yang telah diterima itu ditempatkan di satu kandang khusus di pinggir jalan seberang Masjid Agung. (ahf/sts)