Kamis, 11 Maret 2010
  • NEWSFLASH :
    • Portal Berita Sumatera Selatan
    • Baca Harian Umum Sriwijaya Post di epaper.sripoku.com
    • akses m.Sripoku.com di ponsel anda
  • :
Dosen Universitas IOWA Kunjungi SMAN Sumsel
 
1011STS7.JPG
SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT
Mr David Whaley (kiri), Associate Dean, College of Human Scienses, University Teacher Education Program dari IOWA State University of Sciense and Technology USA mengunjungi proses belajar di SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) di Jl Basuki Rahmad, Selasa (10/11). Menurut Kepala SMAN Sumsel, Ny Erma Retnowati, kunjungan ini untuk menjalin hubungan baik antara IOWA State University AS dengan SMAN Sumsel (Sampoerna Academy).
Sriwijaya Post - Selasa, 10 November 2009 15:15 WIB

PALEMBANG -  Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) yang berlokasi di Jl Jendral Basuki Rahmad No 2050 (Komplek BLPT) Palembang, Selasa (10/11) pagi mendapat kunjungan dari dosen  IOWA State University of Science and Tecnology Mr David Whaley.

Dalam kunjungan tersebut, Mr David dan rombongan didampingi Kepala Sekolah Erma Retnowati dan dua orang siswa-siswi SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) Alisra Destya asal Bandung Jawa Barat  dan Racmadika Prihandanu Juhanizar asal Balikpapan, Kalimantan Timur meninjau ruang sekolah. Kemudian mereka berdiskusi dengan kepala sekolah dan melakukan interaksi dengan siswa.

Bersamaan dengan kunjungan tersebut juga diadakan pemilihan ketua OSIS SMAN Sumsel (Sampoerna Academy).

Kepala SMAN Sumsel (sampoerna Academy)Erma Retnowati mengatakan kunjungan dosen IOWA States University Amerika ini untuk menjalin kerjasama.

SMAN Sumsel (Sampoerna Academy) adalah sekolah gratis, berstandar Internasional dan berasrama. Didirikan 2009 antara pemerintah Sumsel dengan Putera Sampoerna Foundation. Tahun akedemik 2009-2010 SMAN Sumsel memiliki 82 siswa selain berasal dari Sumsel  juga berasal dari Jawa Barat, Kaltim, DIY, Bali dan Jatim.

Zainal Piliang


Di Baca 956 Kali
Beri Ranting :
#1 | Anna S Wulandari Bandung | Jumat, 20 November 2009 08:11 WIB
Wow..hebat nian..dan perlu dicontoh dengan sekolah2 lainnya. Sudah gratis berstandar internasional lagi!! Kog bisa ya? Bagaimana dengan latar belakang murid2nya?Semoga terdiri dari keluarga yang tidak mampu tapi berotak cemerlang, beritikad baik untuk memajukan negara kita yang sedang semrawut ini. Bagi anak2 yang sdh mampu dan berada disitu semoga banyak memberi kontribusi yang positip dalam pengembangan sekolah beserta program2nya.Bravo
Nama
Email
Alamat
Komentar
Kode Sekuriti

Tulis Kode sekuriti yang ada di samping
 
Saya menerima aturan dan syarat aturan dan syarat yang berlaku
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
.