PALEMBANG, SRIPO — Laman facebook milik Brigadir Dua Evan atau yang lebih dikenal dengan nama Evan Brimob dibobol hacker. Begitulah perkembangan hasil pemeriksaan yang dilakukan jajaran Polda Sumsel sampai, Jumat (6/11).
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Abdul Gofur mengatakan, pemeriksaan terhadap kasus ini dilakukan oleh Bid Propam, Provost Brimob dan melibatkan Bidang Telematika Polda Sumsel. Tetap seperti yang dikatakan sebelumnya Evan mengaku ada yang mengakali facebook miliknya. Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, Bripda Evan manjadi sorotan akibat statment dalam status yang dimuat dalam profil facebook-nya. Evan menulis :”Polri nggak butuh masyarakat....Tapi masyarakat yang butuh Polri... Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup-hidup cicak kecil. Sontak saja karena tersebar luas didunia maya, tulisan Evan Brimob ini pun mengundang ribuan komentar. Ada yang sepakat, namun puluhan ribu orang lainnya menghujat. Bukan cuma pendukung “Cicak” alias KPK, tapi masyarakat Indonesia. “ Hasil pemerisaan ini tak jauh berbeda dengan yang dikemukakan, AKBP Drs Setyo Boedhi, Komandan Satuan Brigade Mobiol Daerah Polda Sumsel sehari sebelumnya, Kamis (6/11). Setyo saat itu menyatakan bahwa Evan mengaku bahwa facebook miliknya diubah password-nya karena sejak satu minggu lalu tak bisa dibuka. Evan mengakui password miliknya adalah tanggal lahirnya, namun sejak seminggu lalu berubah. Setyo saat dihubungi kembali mengatakan statemen terkait masalah ini diserahkan ke Humas Polda. Dirinya mengaku sudah memberikan laporan. Kabid Humas Kombes Pol Abdul Gofur mengungkapkan, Evan bersikeras mengaku dirinya tidak menulis seperti yang dihebohkan sekarang. Hasil penyelidikan FB Evan telah diambil oleh hacker asal Palembang. “Ini hasil penyelidikan gabungan Propam, Provost dan Bid Telematika Polda. Tapi proses hukum tetap ada terhadap Evan karena kelalaiannya dan dikembalikan kepada ankumnya untuk memberikan sanksi,”ujar Gofur. Bripda Evan diperiksa intensif di Provost Satbrimbobda Bukit Besar bersama Bid Propam Polda. Pemeriksaan yang berlangsung tertutup hingga sulit mendapatkan informasi terkait hasilnya. Terpisah, terkait kejadian ini Kapolda Sumsel, Irjen Pol Hasyim Irianto SH mengeluarkan intruksi tegas kepada jajarannya. Perintah itu berbentuk telegram, perintah tegas meminta seluruh anggota di jajaran Polda Sumsel untuk tidak mengeluarkan statement yang memperkeruh suasana pasca kemelut yang terjadi di tiga lembaga penegak hukum. Mantan Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Ekonomi (Sosek) Kapolri ini mengatakan, Bid Propam dan Provost Satbrimob telah melakukan penyidikan terhadap oknum anggota Evan. Penyebabnya, Khusus untuk Bripda Evan, “Kita masih periksa yang bersangkutan dan masih mendalami kasus yang ada sebab Evan sendiri tidak mengakui perbuatan itu,” katanya. Kapolda menegaskan komentar “Evan Brimob itu salah, saya tegaskan, Polri tetap membutuhkan masyarakat, dan masyarakat membutuhkan Polri,” kata jenderal bintang dua ini. (cr3)