Kamis, 11 Maret 2010
  • NEWSFLASH :
    • Portal Berita Sumatera Selatan
    • Baca Harian Umum Sriwijaya Post di epaper.sripoku.com
    • akses m.Sripoku.com di ponsel anda
  • :
Sylvia Ibrahim Manan, Tidak Jual Tampang
 
11-8-2009-utamaSylviaIbrahimManan.jpg
Sripo/jack
Sylvia Ibrahim Manan
Sriwijaya Post - Selasa, 11 Agustus 2009 06:27 WIB

PUTERI Sumsel 2008 Sylvia Ibrahim Manan ingin memberi pandangan berbeda tentang ajang putri-putrian. Gelar Puteri Sumsel menurut Sylvia adalah hal yang prestisius. Bukan sekadar jual tampang seperti dicap orang selama ini.

“Saya jadi makin dewasa. Juga makin merasa bermakna bagi sesama,”kata Sylvia usai diterima Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Senin (10/8).
Ia mencontohkan, bersama beberapa kawannya Sylvia melatih sekitar 60 siswa SMAN 5 Palembang program kewirausahaan. Ia juga aktif bersosialisasi pencegahan global warming.

“Kami memberikan pelatihan kewirausahaan untuk siswa SMAN 5 seminggu sekali. Yang penting kami bekerja,” kata Sylvia.
Ia mengaku pandangan miring kerap muncul saat menghadiri perhelatan akbar. Misal, penyambutan acara-acara tertentu yang digelar provinsi. Di sana, posisinya hanya berdiri sambil menebar senyum. Terkadang untuk bicara pun tak sempat.

“Pokoknya kalau menjadi ikon atau pendamping tamu, cuma sekadar berdiri dan tersenyum. Disitu kan banyak yang melihat makanya timbul pendapat kita cuma jual tampang atau patung penyegar,” kata Sylvia serius.

Wanita berkulit putih ini tak ragu menyebut alumni Putri Sumsel patut dijadikan contoh bagi remaja Sumsel untuk terus melakukan inovasi.
“Pandangan positif dan negatif pasti ada. Yang penting positif thinking aja,” ungkapnya ringan.

Sylvia yang didampingi Thia Yufada dan panitia pemilihan Puteri Sumsel 2009, Vera Damayanti mengaku kedatangan ke ruang gubernur selain bersilaturahmi juga meminta izin pelaksanaan pemilihan puteri Sumsel 2009.

Malam puncak pemilihan akan digelar Jumat (16/8) di Arya Duta Palembang. Saat ini, panitia sudah melakukan penilaian terhadap 200 peserta. Jumlah itu akan dikerucutkan menjadi 54 orang sebagai semi finalis.
“Kita melibatkan juri yang benar-benar ahli di bidangnya. Penilaian bukan hanya tampang tapi menyangkut kemampuan pola pikir, perilaku dan pancaran kecantikan dari dalam,” jelas Sylvia. (sta)



Di Baca 420 Kali
Beri Ranting :
Nama
Email
Alamat
Komentar
Kode Sekuriti

Tulis Kode sekuriti yang ada di samping
 
Saya menerima aturan dan syarat aturan dan syarat yang berlaku
 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
.