
PALEMBANG, JUMAT - Direktur Utama Bank Century Maryono yang ditemui Sripo saat sarapan pagi di Hotel Novotel menjelaskan, Bank century telah melunasi pinjaman ke Bank Indonesia (BI) sebesar Rp 600 miliar pada Februari lalu. Perkembangan bank yang sempat kesulitan likuiditas pada bulan November 2008 ini mulai membaik.
Hal ini tercermin dari Dana Pihak Ketiga (DPK) yang terus tumbuh di bulan Mei ini sudah tumbuh Rp 150 miliar lebih. Bukan hanya itu saja, CAR Bank Century sekitar 8 persen, giro wajib minimum (GWM) sudah diatas 5 persen. Bank ini akan terus melakukan perbaikan baik dari sisi manajemen, layanan maupun produk seperti tabungan, giro, deposito, dan valuta asing (valas). Saat ini rata-rata transaksi valas melalui bank yang berasal dari Bank Raharja Makmur ini 4-5 juta dolar AS setiap harinya.
"Perkembangan kita sudah cukup bagus. Masyarakat tak perlu takut dengan Bank Century, karena sudah diambil alih oleh pemerintah," tegas Maryono.